Amerika Serikat menuduh Aplikasi Peduli Lindungi melanggar HAM ?

Ada kabar yang beredar bahwa aplikasi PeduliLindungi melanggar HAM, benakah demikian ?

Bahkan dikatakan bahwa AMerika Serikat lah yang mengatakan kabar tersebut, yuk simak apa kata Kominfo tentang ini

Pernyataan Kominfo

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan dengan tegas aplikasi PeduliLindungi tidak melanggar HAM (Hak Asasi Manusia). Informasi yang berkembang harus diluruskan terutama tentang pengelolaan data pribadi dan keamanan informasi

Bukan Amerika Serikat yang menuduh

Seusai menghadiri Showcase dan Business Matching Produk IT dan Digital di Exhibition Hall Gedung Smesco, Jakarta Selatan. Menkominfo menyampaikan bahwa ada Lembaga Swadaya Masyarakat yang mengkhawatirkan apabila nanti PeduliLindungi bisa melanggar HAM. Dan LSM tersebut memiliki hubungan dengan Amerika Serikat. Jadi bukan kementerian Luar negeri Amerika Serikat yang menuduh

PeduliLindungi sukses membantu bangsa

Aplikasi PeduliLindungi diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menangani pandemi Covid-19, karena aplikasi tersebut bukan aplikasi privat yang digunakan untuk kepentingan komersial

Juga sangat diharapkan agar masyarakat tetap menggunakan aplikasi PeduliLindungi ini yang telah membantu bangsa dan rakyat Indonesia dalam menangani pandemic Covid-19 dengan sukses

Dampak Positif aplikasi PeduliLindungi

Dampak positif telah diberikan oleh aplikasi ini, karena aplikasi ini berperan dalam pelacakan, penelusuran dan pemberian peringatan atau warning dalam era new normal saat ini

Ini juga memberikan insipirasi bahwa kehadiran teknologi digital telah menjadi prioritas utama bangsa Indonesia dalam agenda G20. Bahwa digitalisasi juga termasuk kegiatan ekonomi, sehingga tata Kelola nya berkaitan dengan tata Kelola data

Harus dengan persetujuan pemilik data

Selama Covid-19 varian delta sangat marak di Indonesia, oleh karena itu penyelenggara aplikasi system elektronik aplikasi PeduliLindungi yang awalnya dari kementrian Kominfo, berpindah ke kementrian Kesehatan. Ini menjelaskan juga bahwa aplikasi ini berfungsi sangat baik

Penggunaan data pribadi dalam aplikasi PeduliLindungi memiliki prasyarat utama yaitu atas persetujuan pemilik data, demikian pula registrasi nya, dilakukan sendiri oleh pemilik data karena harus meregistrasi nya berdasarkan syarat syarat yang tertian dalam aplikasi PeduliLindungi

Keamanan ekstra data yang telah terdaftar

Data pribadi masyarakat yang terdaftar di aplikasi PeduliLindungi, tersimpan di storage Pusat Data Nasional Kementrian Kominfo, sehingga bisa dipastikan terjaga dengan baik. Juga untuk mencegah serangan cyber yang berbahaya, telah digunakan teknologi enskripsi

Untuk menjaga dan mengelola data tersebut juga telah dibentuk satgas dari lintas Kementrian dan Lembaga. Dari Kementrian Kesehatan, Kementrian Kominfo bahkan dari Badan Siber Sandi Negara (BSSN)

Jadi masihkah anda berpikir bahawa aplikasi PeduliLindungi melanggar HAM ? dan ragu tentang kemanan data nya ?

Leave a Reply

Your email address will not be published.